Tuna, Tongkol dan Cakalang, Apa Bedanya?

Mari kenali perbedaan dari tiga ikan favorit dapur Indonesia ini.


Oleh Top Tables

“Saya mau beli tongkol ya, ini, satu.”


“Itu ikan cakalang ibu, bukan tongkol.”


Inilah salah satu percakapan yang terjadi kami yakin di cukup banyak pasar tradisional, pasar ikan, atau pun supermarket di Indonesia. Ikan tongkol. Ikan tuna hingga ikan cakalang ketiganya bukan lagi nama asing di dapur Indonesia. Banyak hidangan Nusantara yang dibuat dari tiga jenis ikan ini, terutama mereka yang tinggal di wilayah pesisir. Namun walau rupanya hampir sama, ketiganya adalah ikan yang berbeda yang berada di bawah taksonomi ilmiah yang sama, Scombridae. Mari kenali perbedaannya.


1. Ikan Tuna

Ikan yang memiliki nama latin sebagai Thunnini ini adalah ikan yang memiliki bobot yang sangat besar. Ikan tuna usia dewasa bisa berbobot sama atau bahkan lebih dari orang dewasa. Ikan tuna memiliki daging yang merah, cenderung lembut ketika mentah tapi dapat menjadi keras ketika matang. Ikan tuna banyak digunakan bukan hanya di dapur Indonesia namun juga di berbagai kuliner Pasifik lainnya seperti di Jepang, Hawaii dan Pesisir Amerika Serikat.

2. Ikan Cakalang

Ikan dengan nama lain Skipjack tuna, bonito, dan nama latin K. pelamis ini merupakan ikan favorit di wilayah Sulawesi Utara. Tekstur ikan cakalang yang lebih gelap, ukuran yang lebih kecil dari tuna, serta rasa dagingnya yang lebih pekat membuatkan pas dimasak dengan cara diasinkan lalu diasap. Di Jepang, ikan ini dikenal dengan nama bonito dan menjadi penting dalam kamus kuliner mereka, dikarenakan cakalang adalah bahan dasar untuk membuat katsuobushi, irisan tipis dari ikan bonito yang dikeringkan dan menjadi dasar untuk kaldu dashi yang merupakan kaldu utama dalam kuliner Jepang.

3. Ikan Tongkol

Di antara keluarga Scombridae, ikan tongkol yang memiliki nama latin E. affinis ini memiliki ukuran yang paling kecil. Bukan hanya ukurannya, daging ikan tongkol juga yang paling berbeda karena lebih padat dan berwarna merah muda agak keabu-abuan. Di Indonesia, ikan tongkol umumnya dijual dalam bentuk potongan daging yang sudah dikukus atau direbus terlebih dahulu dan di dalam keranjang.

Setelah mengenal perbedaan ketiganya, diharapkan kamu jadi lebih mengerti lagi kegunaan masing-masing ikan. Seperti ikan tongkol yang sangat cocok digoreng kering, ikan cakalang yang sempurna untuk diasap, hingga ikan tuna yang sangat multi fungsi.


78 views
  • White Facebook Icon

FOOD

PEOPLE

CULTURE

Top Tables adalah media digital di Indonesia dengan makanan sebagai fokus utama. 

2019 Top Tables

All rights reserved.

In partnership with

Geometry-Logo-White.png