Petualangan Dalam Sebuah Menu

Updated: Feb 15

Oleh Sharima Umaya


Seorang wanita sedang membaca menu restoran

“Mas, menu favorit di sini apa ya?”

Kalimat tersebut rasanya tak asing didengar oleh telinga. Alasan utamanya? Tentu karena memesan menu favorit dapat dibilang aman. Pernahkah Anda berpikir bahwa di balik menu yang disusun oleh setiap restoran, tak hanya menu favorit, pengunjung dapat menemukan menu lain yang mengesankan?

Belum lama, tim Top Tables mengunjungi restoran di daerah Menteng. Saat tim kami bertandang ke sebuah restoran, untuk dapat memberikan penilaian secara garis besar terhadap restoran yang kami kunjungi, kami selalu memesan 4 jenis menu: Menu favorit; menu yang merupakan chef’s signature dan bisa dibilang hanya dapat ditemukan di restoran tersebut; menu dengan menggunakan bahan sederhana (agar kami dapat mengevaluasi teknik memasak dasar); dan yang terakhir, kami memilih secara random menu yang ingin kami coba dan kami nilai unik. Dengan metode yang tim kami terapkan inilah tak disangka kami menemukan harta karun yang terpendam di balik menu-menu yang kami pesan.

Salah satunya seperti chicken wings yang kami temukan. Perpaduan bahan baku yang tidak macam-macam dengan eksekusi yang dilakukan dengan apik membuat rasa dari chicken wings, makanan yang dapat dikatakan sederhana, masih dapat terbayang di lidah sampai saat ini. Tekstur dari daging ayam yang lembut serta bumbu yang meresap hingga ke tulang membuat kami lupa akan apa yang terjadi di sekitar kami karena sedang terfokus ke satu hal: Menghabiskan chicken wings sampai tak bersisa bumbu di tulang chicken wings tersebut. Rasanya, kami ingin menghentikan waktu untuk terus menikmati setiap gigitan. Perasaan yang sudah jarang ditemukan bukan?

Berkaca pada pengalaman tersebut, bayangkan betapa banyaknya menu yang belum kita eksplor. Bukan berarti, menu favorit tidak dapat memanjakan indera perasa, akan tetapi, menelisik lebih lanjut ragam menu yang terdapat di restoran merupakan petualangan yang sungguh menyenangkan. Sebagaimana halnya berpetualang, memang tidak selamanya apa yang kita alami menyenangkan. Kegigihan dalam berekplorasilah yang membuat penemuan akan cita rasa yang menyunggingkan senyum menjadi petualangan yang tiada ujungnya, memunculkan perasaan yang sama: Menemukan sesuatu yang lezat, lagi dan lagi.


Menu sendiri pada dasarnya merupakan alat komunikasi utama dalam sebuah restoran. Ialah secara tidak disadari berperan sebagai "juru bicara" dari sebuah tempat makan. Tiap pemilihan kata, tiap istilah yang hadir, gambar dan desain warna, ukuran, kejelasan hingga satu per satu deskripsi akan makanan menjadi sebuah kesatuan yang mewakili keseluruhan konsep dan jiwa restoran.


Bukan tidak mungkin, di tengah tren yang tercipta di masyarakat, restoran harus membuat keputusan bisnis dengan mengedepankan menu yang secara permintaan sedang tinggi. Kreasi-kreasi menakjubkan sang chef pun seakan tersembunyi di balik menu yang menjadi favorit akibat tren semata. Dari segi bisnis, memuaskan konsumen memang penting dengan menjawab permintaan mereka, tapi sesungguhnya, mempunyai kepercayaan diri untuk menonjolkan makanan yang sejatinya memiliki potensi namun selama ini dibayang-bayangi oleh aneka “menu favorit” adalah hal yang diam-diam juga dirindukan oleh konsumen.


Teruntuk konsumen, saatnya menelusuri berbagai menu di restoran dan bersiaplah untuk menemukan berbagai kejutan. Teruntuk para chef, kami percaya dengan kemampuan kalian dan kami siap menunggu kejutan-kejutan berikutnya yang dihasilkan dari dapur. Saatnya para chef untuk berkreasi dan menghasilkan berbagai harta karun di piring konsumen, dan saatnya bagi para konsumen untuk menemukan harta karun tersebut, satu demi satu.

Mari berpetulang!

Sharima Umaya adalah editor-at-large dari Top Tables dan founder dari Eksploura.

  • White Facebook Icon

FOOD

PEOPLE

CULTURE

Top Tables adalah media digital di Indonesia dengan makanan sebagai fokus utama. 

2019 Top Tables

All rights reserved.

In partnership with

Geometry-Logo-White.png